9/07/2010

Sansa clip+ with Rockbox part1



Semua berawal beberapa hari lalu ketika saia tiba2 pengen membuka blog saia sendiri. Setelah dibuka ternyata postingan terakhir adalah ucapan selamat idul fitri. Yang berarti itu adalah hampir setahun yang lalu. Ternyata saia sudah lama sekali tidak menulis di sini. Maka timbulah niatan untuk mengisi paling enggak satu postingan sebelum idul fitri tahun ini. Setelah bingung mau mengisi apa trus saia kepikiran kenapa enggak nulis aja "mainan" baru saia yg beberapa hari ini mulai menemani kehidupan saia. Jreeeng....


Sansa clip plus dgn rockbox, itulah mainan baru saia. Sansa clip plus adalah mp3 bikinan sandisk, yg di sini lebih banyak dikenal sebagai merk memory card ato flesdis. Nyari barang ini di Indonesia sudah sangat susah sekali karena udah gak masuk secara resmi di endonesia. Karna itu saia harus pesan sama orang yg katanya beli barangnya di luar nagri yg berarti garansinya gak akan berlaku di sini. Berhubung saia penasaran dengan produk yg didaulat sebagai #1 mp3 2009 versi anythingbutipod.com, akhirnya saia memutuskan beli.
Setelah menunggu beberapa hari akhirnya dateng juga. Eh, sebelum melangkah lebih jauh akan saia tegaskan di sini bahwa saia ini bukan seorang audiophile. Saia ndak tau istilah2 yg bener, gak punya telinga yg bagus, belum pernah mencoba alat2 mahal macam cowon, grado, yuin, dsb. Jadi ini adalah murni pengalaman saia dengan kuping "kaleng" dan kepuasan batin saia sendiri. Oke lanjut....setelah open the box saia kaget, ternyata gadget ini lebih kecil daripada bayangan saia. Langsung saia masukin beberapa lagu buat testing. Oya, sansa clip plus ini ada slot micro sd, jadi kalo penyimpanannya kurang bisa ditambah lagi. Karena ini buat pemakaian sehari2 saia sendiri maka dengan itu lagu2 yg dites adalah lagu2 yg sering saia dengarkan. berikut beberapa lagu2nya:
- Dream theatre - The Spirit Carries On (20th anniversary world tour)
- Disturbed - Remember
- Andy Mckee - Drifting
- Emi Fujita - Desperado
- Al Jarreau - Spain (I can recall)
- The Corrs - unplugged
Secara singkat menurut saia earphone bawaannya sudah bagus, tetapi terlalu boomy. Mungkin karena earphone-nya belum diburn-in. Tapi menurut saia suaranya sudah jauh lebih enak daripada ipod yg garing(ini menurut saia lho! Kalo gak setuju ya silakan). Lalu saia ganti dengan IEM (in-ear monitor) punya saia, dBE PR20 rev II yg menurut saia sudah lebih cukup buat telinga saia. Dan hasilnya emang lebih baik. Suara warm, detailnya dapet, staging kerasa, separasi bagus. Pilihan equalizer juga ada dan bisa dimodif sendiri. Selain buat muter format mp3,wav,dkk, sansa clip plus ini bisa buat muter format loseless macam FLAC dan APE. Selain itu juga bisa buat radio dan merekam suara pake mikrofon yg udah ketanem di dalemnya. Tapi untuk penangkapan sinyal radio menurut saia kurang bagus, masih sering kresek2.
Kesimpulan sementara saia puas dengan suara yg dihasilkan sansa clip plus ini.


Trus udah? Trus itu dijudulnya ada rockbox itu apaan?
Bentar ya... dah jam segini. Mau sahur dulu. Ntar habis sahur saia lanjutken.
ini sambungannya

5 Komentar:

Anonymous ichwan mengatakan...

salam kenal.. menarik neh...

24 Februari 2011 10.26  
Anonymous adi mengatakan...

bagus juga tuh informasinya

16 November 2011 10.15  
Anonymous dian mengatakan...

memang sansa clip adalah salah satu penmuanbaru, setuju banget deh, dan bermanfaat sekali

16 November 2011 11.50  
Anonymous marvine mengatakan...

haloo?? salam kenal ya..
terima kasih :)

Psikologi UII

12 April 2012 11.38  
Anonymous led light bulbs for home mengatakan...

You can find many different models and styles of LED bulbs in today's marketplace. Keep in mind the following when choosing a led light bulb.

8 Januari 2013 16.29  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda